CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 14 Desember 2012

Just Sharing

Untukmu ukhti-ukhti..

Ada seorang wanita yang dikenal taat beribadah. Ia kadang menjalankan ibadah sunnah. Hanya satu kekurangannya, ia tidak mau berjilbab, menutup auratnya. Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum dan menjawab,"Insya Allah yang penting hati dulu yang berjilbab." Sudah banyak orang menanyakan maupun menasehatinya. Tapi jawabannya tetap sama.

Hingga di suatu malam ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah. Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga bermekaran. Ia bahkan bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga. Sebuah sungai yang sangat jernih hingga dasarnya terlihat, melintas dipinggir taman.

Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya. Ia tak sendiri. Ada beberapa wanita disitu yang terlihat juga menikmati keindahan taman. Ia pun menghampiri salah satu wanita. Wajahnya sangat bersih seakan-akan memancarkan cahaya yang sangat lembut.

"Assalamu'alaikum, saudariku!"

"Wa'alaikumsalam. Selamat datang saudariku!"

"Terimakasih. Apakah ini surga?"

Wanita itu tersenyum, "Tentu saja bukan, saudariku. Ini hanyalah tempat menunggu sebelum ke surga!"

"Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja seindah ini."

Wanita itu tersenyum lagi, "Amalan apa yang bisa membuatmu kemari, saudariku?"

"Aku selalu menjaga waktu sholat dan menambahnya dengan ibadah sunnah."

"Alhamdulillah.."

Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka dan ia melihat beberapa wanita yang berada di taman mulai memasukinya satu per satu.

"Ayo kita ikuti mereka!" kata wanita itu setengah berlari.

"Apa dibalik pintu itu?" Katanya sambil mengikuti wanita itu

"Tentu saja surga saudariku!" larinya semakin cepat.

"Tunggu, tunggu aku!" dia berlari namun tetap tertinggal. Wanita itu hanya setengah berlari sambil tersenyum kepadanya. Ia tetap tak mampu mengerjarnya meski ia sudah berlari. Ia lalu berteriak. "Amalan apa yang telah kau lakukan hingga engkau begitu ringan?"

"Sama dengan engkau saudariku!" jawab wanita itu sambil tersenyum. Sebelah kakinya telah melewati pintu. Wanita itu telah mencapai pintu. Sebelum wanita itu melewati pintu sepenuhnya, ia berteriak kepada wanita itu.

"Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan?"

Wanita itu menatapnya dan tersenyum, lalu berkata "Apakah kau tak memperhatikan dirimu, apa yang membedakan dengan diriku?"

Ia sudah kehabisan napas, tak mampu menjawab lagi.

"Apa kau mengira Rabb-mu akan mengizinkanmu masuk ke SurgaNya tanpa jilbab menutup auratmu?"

Tubuh wanita itu telah melewati pintu, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar, memandangnya dan berkata, "Sungguh sangat disayangkan amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini untuk dirimu. Cukuplah surga hanya sampai hatimu karena niatmu adalah menghijabi hati!"

Ia tertegun, lalu terbangun beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan sholat malam. Menangis dan menyesali perbuatannya dulu, berjanji pada Allah sejak itu ia akan menutup auratnya.

Subhanallah..
Maha dahsyatnya Allah menuntun hambanya dalam berupaya untuk menjadi yang terbaik disisiNya. Nah, sekarang bagaimanakah dengan nuranimu saudariku?


NB: silahkan di sebarluaskan :)

0 komentar:

Posting Komentar